PRAKTIKUM LAPANG
KEGIATAN PRAKTIKUM LAPANGAN MAHASISWA KEHUTANAN DI RESOR SIMPANG SEKSI I TAMAN NASIONAL BERBAK SEMBILANG
Praktikum lapangan adalah kegiatan yang selalu di tunggu bagi kami para mahasiswa kehutanan. Selain menambah ilmu pengetahuan dari praktikum lapangan, juga memberikan pengalaman dari adanya kebersamaan dengan kawan-kawan dan keasikan dalam menikmati kawasan hutan yang akan menjadi kenangan indah bagi kami. Praktikum mata kuliah Pengelolaan Kawasan Konservasi di Taman Nasional Berbak Sembilang adalah salah satu praktikum lapangan favorit kami. Praktikum ini di lakukan pada tanggal 1-3 November 2024 yang dilakukan di Resor Simpang Seksi I, Taman Nasional Berbak Sembilang. Praktikum ini dihadiri oleh mahasiswa kehutanan angkatan 2020-2022 dengan total jumlah mahasiswa pada praktikum ini adalah 105 orang. Dengan di dampingi oleh dosen pendamping sebanyak 8 dosen yaitu Ir. Nursanti, S.Hut., M.Si., IPM, Ir. Albayudi, S.Hut., M.Si. IPM., Ir. Cory Wulan, S.Hut., M.Si., Yasri Syarifatul Aini, S.Hut., M.Si., Ir. Agung Kurnia, S.Pt., M.Si., Beti Septiana Darsono, S.Hut., M.Si., Bakti Mandala, S.Hut., M.Si., Hafizah Nahlunnisa, M.Si.
Praktikum lapangan ini kami lakukan dengan tujuan untuk menilai pengelolaan kawasan konservasi di Taman Nasional Berbak Sembilang dimana penilaian kami di fokuskan pada 7 aspek yaitu Perencanaan, Perindungan, Pengawetan, Pemanfaatan Berkelanjutan, Pemberdayaan masyarakat, Kerjasama strategis, Evaluasi fungsi dan Kondisi Kawasan. Disini lah letak keasikannya, dimana kami diharuskan untuk mengobservasi dan mewawancarai para pengelola dan masyarakat. Hal tersebut memberikan kami jawaban terkait pengelolaan dari sudut pandang yang berbeda sehingga langsung memberi gambaran terkait topik praktikum kami kali ini.
Kegiatan kami pada hari pertama praktikum ini diawali dengan pembekalan dan pengarahan oleh dosen pembimbing di Universitas Jambi Telanaipura pada jam 07.00 WIB. Setelah pembekalan kami pun berangkat untuk menuju ke Resor Simpang Seksi I, Taman Nasional Berbak Sembilang. Sesampainya kami di Taman Nasional Berbak Sembilang kami di sambut dengan hangat oleh pihak Taman Nasional Berbak Sembilang. Kegiatan di lanjuti dengan pengarahan pihak Taman Nasional Berbak Sembilang melalui kuliah umum yang dimana isi dari kuliah umum ini adalah gambaran tentang Taman Nasional Berbak Sembilang, kegiatan perlindungan satwa dan tumbuhan yang dilindungi, pengawetan, pemberdayaan masyarakat di Taman Nasional Berbak Sembilang dan peraturan Taman Nasional Berbak Sembilang, yang diikuti dengan sesi tanya jawab serta kuis menarik yang membuat kami menikmati kegiatan pada hari tersebut.



Pada hari kedua kegiatan kami di lanjutkan yang mengharuskan kami berangkat ke area Resor Simpang yaitu Wisata Air Hitam Dalam dengan menggunakan pompong. Hal tersebut menjadi pengalaman baru yang tidak akan pernah terlupakan, dimana kami menikmati keindahan Taman Nasional Berbak Sembilang dari atas pompong yang disediakan oleh pihak Balai. Wisata Alam Air Hitam Dalam merupakan salah satu bentuk pemanfaatan oleh pihak pengelola di area zona pemanfaatan Taman Nasional Berbak Sembilang. Sesampainya di area wisata alam Air Hitam Dalam kami melakukan observasi lapangan di mana tugas kami adalah untuk menginventarisasi potensi tumbuhan, satwa dan potensi hazard yang ada di sana.



Setelah melakukan inventarisasi kami beristirahat terebih dahulu pada jam 12.00 WIB yang kemudian di lanjutkan kembali dengan kegiatan menilai keberhasilan tumbuhnya Jelutung Rawa dan potensi hasil hutan bukan kayu di area Zona Rehabilitasi. Dimana pada area inilah kami dapat mengamati hasil dari kegiatan penebangan ilegal yang di lakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab dan bagaimana kerjasama antara para stakeholder di area rehabilitasi melalui penanaman kembali (reboisasi). Kegiatan pada area rehabilitasi ini sekaligus menjadi kegiatan penutup dalam Praktikum di Taman Nasional Berbak Sembilang.



Praktikum Peminatan Menjadi Gerbang Pembuka Cakrawala Berpikir Mahasiswa Program Studi Kehutanan
TERBIT : 20 November 2024
Sebuah pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa adalah materi yang diselaraskan dengan pemahaman secara langsung di lapangan sesuai dengan konsep dan teori yang sudah diberikan selama pembelajaran di kelas. Pemahaman di lapangan dapat diberikan melalui kegiatan praktikum. Semester 7 adalah semester dimana mahasiswa sudah mulai melakukan penyiapan proposal penelitian, sehingga penting dilakukan upaya untuk menambahkan gambaran penelitian yang bisa dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Kehutanan. Hal ini menunjukkan urgensi dari pelaksanaan Praktikum Peminatan ini.
Praktikum peminatan ini dilaksanakan ke beberapa lokasi yang sesuai dengan bidang peminatan yang ada di Program Studi Kehutanan : manajemen hutan, konservasi hutan, silvikultur/budidaya hutan, dan teknologi hasil hutan.
Kegiatan ini didampingi oleh Dosen Pendamping dari masing-masing peminatan.
Tahun 2024, kegiatan praktikum peminatan dilakukan ke:
1. Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, untuk Mahasiswa Peminatan Manajemen Hutan
2. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, untuk Mahasiswa Peminatan Konservasi Sumberdaya Hutan dan Teknologi Hasil Hutan
3. Persemaian Rumpin, untuk Mahasiswa Peminatan Silvikultur/Budidaya Hutan
4. Kebun Raya Bogor untuk semua mahasiswa




Sementara itu, praktikum peminatan untuk tahun 2023 dilaksanakan di:
- Departemen Manajemen Hutan, Institut Pertanian Bogor, Bogor untuk Mahasiswa Peminatan Manajemen Hutan
- Departemen Hasil Hutan, Institut Pertanian Bogor, Bogor untuk Mahasiswa Peminatan Teknologi Hasil Hutan
- SEAMEO Biotrop, Bogor, untuk Mahasiswa Peminatan Konservasi Sumberdaya Hutan dan Peminatan Budidaya Hutan/Silvikultur
- Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Selatan, Bandung untuk Mahasiswa Peminatan Manajemen Hutan dan Teknologi Hasil Hutan
- Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Bandung untuk Mahasiswa Peminatan Konservasi Sumberdaya Hutan dan Peminatan Budidaya Hutan/Silvikultur






Praktikum peminatan ini memiliki tujuan yang besar bagi mahasiswa Program Studi Kehutanan, harapannya dengan praktikum ini mahasiswa yang memasuki semester 7 mendapatkan gambaran konkrit mengenai Kehutanan baik itu ruang lingkup pekerjaan maupun keilmuan. Praktikum peminatan ini juga diharapkan dapat memberikan ide-ide penelitian bagi mahasiswa sehingga mampu mengantarkan mereka menjadi mahasiswa yang bersemangat mengupayakan kelulusan mereka dengan ragam penelitian yang muncul.