Tingkatkan Wawasan Global, Mahasiswa Fakultas Pertanian UNJA Ikuti Academic Exchange di Universiti Malaysia Sabah

Sebagai bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan tinggi dan penguatan jejaring akademik kawasan Asia Tenggara, sebanyak 9 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA) mengikuti program Academic Exchange di Faculty of Sustainable Agriculture, Universiti Malaysia Sabah (UMS), Malaysia. Kegiatan ini berlangsung selama lebih dari tiga minggu, yakni dari 15 November hingga 7 Desember 2024, di Kota Sandakan, Sabah.

Dari 9 mahasiswa peserta program, 3 orang berasal dari Program Studi Kehutanan, yaitu:

  • Virqy Fahrezi
  • Dimas Kurniawan
  • Zahra Resyanda Fitri

Program ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, memperdalam keilmuan, serta beradaptasi dengan lingkungan akademik internasional, khususnya dalam bidang kehutanan tropis dan pertanian berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali mahasiswa dengan pengalaman global yang akan memperkuat daya saing mereka, baik di tingkat nasional maupun internasional. Mereka bukan hanya belajar teori, tapi juga praktik langsung di lapangan, berdiskusi dengan dosen luar negeri, dan membangun jejaring akademik lintas negara,” ungkap Dr. Forst. Bambang Irawan, SP, M.Sc., IPU, Dekan Fakultas Pertanian UNJA.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari pihak UMS. Professor Dr. Abd. Hamid bin Ahmad, selaku Dekan Faculty of Sustainable Agriculture, menyatakan bahwa kerja sama ini sangat penting dalam membangun konektivitas akademik antar institusi di Asia Tenggara. Ia berharap pertukaran ini dapat berlanjut ke bentuk kolaborasi lainnya seperti riset bersama dan program magang internasional.

Melalui partisipasi aktif dalam program internasional seperti ini, Universitas Jambi menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompetitif, berdaya saing global, dan berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan.

MAGANG MAHASISWA KEHUTANAN DI BERBAGAI TEMPAT

Terbit : 15 Oktober 2024
Magang atau praktik kerja lapang adalah kegiatan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang didapat di perkuliahan ke dunia kerja. Magang bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis dan wawasan tentang dunia kerja, serta meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk bekerja setelah lulus. Mahasiswa kehutanan melakukan magang di berbagai tempat seperti Perhutani, Perusahan, dan Instansi.
Gambar 1. Kegiatan mahasiswa magang di lokasi KPH Bandung Barat. Mahasiswa di ajarkan dalam menginventarisasi Kawasan hutan yang ada di KPH. (30 Juli 2024), Kegiatan yang di lakukan selain itu yaitu melihat pembibitan dan membuat persemaian tanaman yang ada di sana.
Gambar 2. Foto bersama orang KPH Lawu DS
Gambar 3. Penomoran pohon dalam kegiatan pemanenan memiliki beberapa tujuan penting, terutama dalam pengelolaan hutan. Penomoran ini membantu identifikasi pohon yang akan ditebang, pengukuran, serta pelacakan hasil pemanenan. Lokasi KPH Jember. (25 juli 2024)
Foto ini adalah kegiatan upacara peringatan HUT RI ke – 78 pada tanggal 17 Agustus 2023 di PT Wahana Lestari Makmur Sukses. Upacara tersebut di hadiri oleh Distrik manager PT WLMS, seluruh karyawan perusahaan dan team magang menjadi petugas upacara HUT RI. Setelah kegiatan upacara di lanjutkan dengan berbagai lomba dalam memeriahkan HUT RI.
Kegiatan magang atau KKL mahasiswa kehutanan di KPHP Kerinci Unit I pada tanggal 03 Agustus 2022, mahasiswa di ajak untuk mengunjungi lokasi penanaman yang di lakukan oleh pihak KPHP dan di damping oleh Kepala KPHP
Magang menawarkan banyak manfaat, baik untuk mahasiswa maupun perusahaan. Bagi mahasiswa, magang membantu mengembangkan keterampilan praktis, meningkatkan wawasan dunia kerja, dan membangun jaringan profesional. Sedangkan bagi perusahaan, magang dapat menjadi sumber talenta baru, mendorong inovasi, dan meningkatkan citra Perusahaan. Prodi Kehutanan telah melakukan magang pada tahun 2012–Sekarang. Adapun lokasi-lokasi yang terjalin yaitu seperti KPHP yang ada di Provinsi Jambi, Perusahaan/PT seperti PT. Alam Bukit Tigapuluh, PT Wahana Lestari Makmur Sukses, PT. Wirakarya Sakti, YIARI Ketapang (Kalimantan), PT. Toba Plup Lestari dan Perhutani yang ada di Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
            Dalam kegiatan magang ini Prodi Kehutanan Fakultas Pertanian sudah menjalin kerjasama baik berupa MOU atau PKS pada beberapa lokasi magang seperti Perhutani Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Topik yang dipelajari dalam kegiatan Magang atau Kuliah Kerja Lapangan ini berupa semua kegiatan di bidang kehutanan secara umum atau keseluruhan. Diharapkan dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dapat mengakomondir materi pembelajaran dari peminatan Manajemen Hutan, Silvikultur (Budidaya Hutan), Konservasi Sumberdaya Hutan Dan Teknologi Hasil Hutan (THH).
Aspek manajemen perencanaan meliputi struktur organisasi pengelolaan dan kegiatan-kegiatan perencanaan, penyusunan Rencana Karya Usaha (RKU), penataan batas, Penetapan Areal Kerja (PAK), pembagian fungsi hutan dan rencana kegiatan, serta pembuatan Rencana Kerja Tahunan (RKT), dan Penyusunan Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (RKUPHHK- HT)10 Tahun Sekali. Untuk aspek manajemen sosial meliputi pemberdayaan masyarakat di kawasan hutan yang dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar wilayah konsesi.
Silvikultur hutan pada pengelolaan HTI merupakan kegiatan yang dilakukan untuk permudaan hutan setelah proses pemanenan kayu. Namun sebelum dilakukannya penanaman kembali perlu adanya perlakuan khusus terhadap lahan yang akan di tanami bibit, sehingga mahasiswa perlu mendapatkan materi dan juga pengalaman dalam teknik permudaan di HTI. Terknik permudaan buatan di hutan tanman industri meliputi kegiatan penyediaan benih, persemaian (nursery), penanaman (planting), pemeliharaan (maintenance), pengendalian gulma dan hama penyakit.
Kegiatan konservasi yang diharapkan meliputi pengelolaan Kawasan, perlindungan satwa liar, konservasi sumber daya genetik, penyusunan rencana pengelolaan, pemanfaatan, rehabilitasi dan reklamasi, serta perlindungan dan konservasi keanekaragaman hayati.
Aspek Teknologi hasil hutan yang diharapkan dalam kegiatan magang/ kuliah kerja lapang ini yaitu mahasiswa dapat mengetahui, dan memahami pengunaan alt-alat yang digunakan dalam kegiatan pemanenan, teknik penyaradan kayu dari petak kerja, lalu mampu menghitung produktivitas pemanenan yang dapat dicapai secara maksimal dengan sumberdaya yang ada, serta tata cara pengolahan hasil hutan kayu dan hasil hutan bukan kayu.
 

KEGIATAN MAGANG DI KPH KEDIRI JAWA TIMUR

Sedikit bercerita mengenai kegiatan magang selama perkuliahan saat semester 7. Magang merupakan kegiatan rutin yang dijalankan oleh Mahasiswa Kehutanan Universitas Jambi. Kegiatan magang yang saya lakukan mendapat lokasi di Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) di Kediri, Jawa Timur. Tim magang beranggotakan 8 orang dari Prodi Kehutanan yaitu Riston Ferdinan L (D1D021158), Berlian P (D1D021025), Puja Kusuma (D1D021056), Reza Iswandhy (D1D021146), Rusia Nurhani (D1D021160), Umi Laura Sari (D1D021112), kemudian dari Prodi Agroteknologi yaitu Dewi Lestari (D1A021065) dan Destyany Fratiwy (D1A021141).

Kegiatan awal sebelum keberangkatan menuju lokasi magang, Fakultas Pertanian Universitas Jambi melakukan pembekalan magang kepada seluruh mahasiswa untuk memberitahukan dan melakukan proses pengajaran untuk dilakukannya nanti saat dilokasi magang. Setelah pembekalan dilakukan kemudian seluruh mahasiswa akan dilepaskan untuk berangkat menuju lokasi magang.

Kegiatan magang dilakukan pada 10 Juli 2024, dan lokasi awal saat saya berada di KPH Kediri yaitu di Kantor Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kediri yang berada di Kota Kediri Provinsi Jawa Timur. Pada minggu pertama dilakukan presentasi awal untuk menyampaikan kegiatan yang akan dilakukan baik secara umum maupun dari peminatan masing-masing yang telah ditetapkan. Kegiatan apel pagi rutin dilakukan setiap hari dilanjutkan mencari dan membaca informasi-informasi yang diperlukan. Setelah itu, kami berpindah lokasi menuju beberapa Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) yang ada di KPH Kediri.

Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Pare merupakan lokasi kunjungan kami selanjutnya. Kami magang di sana selama 1 bulan yang didampingi oleh Asisten Perusahaan (Asper), Kepala Resort Pengeolah Hutan (KRPH), dan seluruh Mandor dan pegawai yang ada di BKPH ini. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan yaitu bagian Manajemen, Persemaian, Pemanenan, Penanaman, Monitoring/Patroli, Konservasi, dll. Berikut beberapa kegiatan yang kami lakukan di sana:

Setelah dari BKPH Pare, kemudian kami berpindah lokasi lagi menuju Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Kediri. Kegiatan yang dilakukan dilokasi ini berkisar 2 minggu yang didampingi oleh Asisten Perusahaan (Asper), Kepala Resort Pengeolah Hutan (KRPH), dan seluruh Mandor dan pegawai yang ada di BKPH ini. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan yaitu bagian Manajemen, Pemanenan, Monitoring/Patroli, Konservasi, dll. Berikut merupakan beberapa kegiatannya:

Kemudian kami beranjak lagi menuju Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Tulungagung. Kegiatan yang dilakukan dilokasi ini berkisar 2 minggu yang didampingi oleh Asisten Perusahaan (Asper), Kepala Resort Pengeolah Hutan (KRPH), dan seluruh Mandor dan pegawai yang ada di BKPH ini. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan yaitu bagian Manajemen, Pemanenan, Monitoring/Patroli, Konservasi, dll. Berikut merupakan beberapa kegiatannya: