JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Desa Jati Mulyo di Kabupaten Tanjab Timur, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi lahan Gambut. Desa ini memiliki luas wilayah sebesar 9.764,66 hektar.
Pada lahan tersebut terdapat beberapa jenis penggunaan lahan, seperti hutan lindung gambut, hutan produksi, perkebunan dan pertanian warga, dan perkebunan milik perusahaan. Lahan gambut mengharuskan penyesuaian tanaman pertanian yang sifatnya adaptif terhadap lahan yang sifatnya asam.
Salah satu komoditi pertanian yang dikembangkan di Desa Jati Mulyo oleh kelompok tani desa adalah nenas. Nenas memiliki tingkat adaptasi dan kecocokan dengan lahan gambut yang cukup baik.
Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan dan buah yang relatif bagus mutunya, baik dari segi rasa dan ukuran. Selain itu, menurut Wiji selaku ketua kelompok tani di Desa Jati Mulyo, mengungkapkan bahwa menanam dan perbanyakan nenas sangat mudah dan sederhana.
TERKINI
- Kuota BBM Pertalite 2023 Ditambah 2,6 Juta KL, Namun Pembelian BBM Subsidi Semakin DiperketatNASIONAL9 menit
- Segera Daftar, Ini Tata Cara dan Syarat Daftar Kartu Prakerja, Angkanya Menggiurkan hingga Rp 4,2 Juta Loh….NASIONAL1 jam
- Jangan Lupa Saksikan Ekspedisi Milir Berakit 1 di Tanggo Rajo Jambi Sore IniMETRONEWS1 jam
- Jadi Korban Tabrak Lari, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Semak semak Jalur Lintas Jambi Muarasabak TanjabtimMETRONEWS1 jam
- 3 Bakso Paling Enak di Kota Jambi yang Wajib Kamu CobaMETRONEWS2 jam
TERPOPULER
- 1Kecelakaan di Betung, Sumatera Selatan, 2 Hingga 3 Tulang Rusuk Sekda Tanjab Barat Patah
- 2Masih Masuk Kota, Dishub Kota Jambi Minta Pemasangan Stiker Lambung Angkutan Batu Bara Segera Terealisasi
- 3Deretan Shio yang Diramalkan Kurang Beruntung pada Tahun 2023
- 4Berani Tantang TNI dan Polri, Begini Nasib Pria Tangguh yang Marah-marah di Bengkel, Kabupaten Bungo
- 5Kecelakaan di Betung, Sumatera Selatan, Bupati Anwar Sadat Jenguk Sekda Tanjab Barat di RSUD Raden Mattaher
PILIHAN
- Kecelakaan di Betung, Sumatera Selatan, 2 Hingga 3 Tulang Rusuk Sekda Tanjab Barat PatahMETRONEWS17 jam
- Ini Penampakan Mobil Sekda Tanjab Barat, yang Kecelakaan di Betung, Provinsi Sumatera SelatanMETRONEWS1 hari
- Rupanya Ini Tujuan Sekda Tanjab Barat ke Palembang, Sebelum Kecelakaan di Betung, Provinsi Sumatera SelatanMETRONEWS1 hari
- Ngaku Anggota Polda Babel, Warga Jambi Ini Ditangkap Saat akan Kabur Palembang dari BangkaHUKUM3 hari
- Lama Melawan Kanker, Legenda Sepakbola Dunia, Pele, Meninggal DuniaOLAHRAGA1 minggu
Pelatihan Pembuatan Biopestisida Sebagai Pendukung Budidaya Nenas Organik Berkelanjutan di Desa Jati Mulyo
Senin 10-10-2022,18:22 WIB

Pelatihan Pembuatan Produk Biopestisida Sebagai Pendukung -IST/JAMBI INDEPENDENT-
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Desa Jati Mulyo di Kabupaten Tanjab Timur, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi lahan Gambut. Desa ini memiliki luas wilayah sebesar 9.764,66 hektar.
Pada lahan tersebut terdapat beberapa jenis penggunaan lahan, seperti hutan lindung gambut, hutan produksi, perkebunan dan pertanian warga, dan perkebunan milik perusahaan. Lahan gambut mengharuskan penyesuaian tanaman pertanian yang sifatnya adaptif terhadap lahan yang sifatnya asam.Dokter Jakarta temukan obat atasi varises dalam 3 hariVeneer pasang lebih baik daripada gigi palsu lainnya. Veneer dipasang dalam 5 menitLupakan gigi palsu. Gunakan veneer baru yang 300 kali lebih baik.2 tetes di malam hari dan selesai! Penglihatan dipulihkan secara instan bahkan pada usia 75 tahunTernyata Mata Kabur hingga Katarak Bisa Anda Hilangkan dengan IniVeneer pasang lebih baik daripada gigi palsu lainnya. Veneer dipasang dalam 5 menit
Salah satu komoditi pertanian yang dikembangkan di Desa Jati Mulyo oleh kelompok tani desa adalah nenas. Nenas memiliki tingkat adaptasi dan kecocokan dengan lahan gambut yang cukup baik.
Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan dan buah yang relatif bagus mutunya, baik dari segi rasa dan ukuran. Selain itu, menurut Wiji selaku ketua kelompok tani di Desa Jati Mulyo, mengungkapkan bahwa menanam dan perbanyakan nenas sangat mudah dan sederhana.
BACA JUGA:Pendampingan Budidaya Lebah Madu di Desa Jujun, Kabupaten Kerinci
BACA JUGA:Bakal Bikin Tambah Macet, Ada 14 Tambang Baru di Jambi, Ini Penjelasan Dirlantas Polda Jambi
Penanaman nenas berkonsep pertanian organik merupakan salah produk yang mulai dikembangkan di Desa Jati Mulyo. Nenas organik memiliki keunggulan dari segi kualitas, rasa, dan kesehatan (manusia dan lingkungan).
Pertanian organik didefiniskan cara menanam secara alami dengan titik poin utama perlindungan lingkungan (environmental protection) dan pelestarian tanah dan air secara berkelanjutan (soil and water sustainability).
Salah satu konsekuensi penerapan pertanian nenas organik ini adalah penggunaan bahan atau produk pendukung pertanian yang sifatnya sintesis atau kimia yang berbahaya dan tidak ramah lingkungan (non-environmentally friendly).
Kendala yang muncul ketika pengembangan tanaman dengan konsep pertanian organic, salah satunya serangan hama atau penyakit tanaman. Hama sering muncul terutama dalam penerapan konsep pertanian organik.
Penanganan hama yang muncul pada konsep penanaman organik tidak boleh menggunakan pestisida. Penggunaan pestisida sangat dilarang pada konsep pertanian organik, karena kandungan racun kimia sintetis yang bisa mengganggu dan berbahaya bagi lingkungan dan manusia.


